Tampilkan postingan dengan label animasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label animasi. Tampilkan semua postingan
| 0 komentar ]

Macromedia Flash menyediakan berbagai fasilitas yang dapat membuat animasi yang Anda buat menjadi lebih menarik, sekarang kita akan belajar untuk mempercantik suatu animasi dengan menggunakan ActionScript. Pelajaran yang sekarang adalah membuat kursor, ikuti langkah-langkah berikut untuk membuatnya :

  1. Bukalah program macromedia flash

  2. Buatlah lembar kerja baru

  3. Buatlah sebuah objek misalnya sebuah bintang

  4. Klik kanan pada objek > Confert to Symbol maka akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini

  5. Pada panel properties yang berada dibagian bawah tampilan beri nama movieClip tersebut, misalnya "bintang_mc" (bila tidak muncul seperti gambar klik dahulu objek tersebut)

  6. Klik double movieClip kursor > gambar yang terdapat di dalam movieClip tersebut jadikanlah sebagai movieClip lagi dengan cara yang sama dan nama movie yang sama

  7. Berikanlah sebuah Action Script pada movieClip pertama dengan action MovieClip sebagai berikut
  8. Selamat mencoba (ditunggu commennya lho)

| 0 komentar ]

Saat ini kita akan belajar membuat teks dalam flash. Ikutilah langkah-langkah berikut ini :

  1. Klik Text Tool pada Tolbox

  2. Pada Property Inspector, silahkan Anda pilih jenis huruf, ukuran dan warna

  3. Klik di area stage lalu ketik tulisan yang kita inginkan, kemudian tekan enter.

| 0 komentar ]

OBJECT MODIFIER LATHE 3DS MAX

Perintah ini digunakan untuk memutar objek 2D pada sumbu yang telah ditentukan. Untuk menggunakan perintah Lathe, ikuti langkah – langkah berikut :

  1. Pada Command Panel, pilih tab Create
  2. Pilih ikon Shapes
  3. Pilih Splines
  4. Klik rollout Object Type dan pilih Line
  5. Aktifkan Viewport Front
  6. Klik rollout Keyboard Entry
  7. Tentukan X = 0, Y = 0, dan Z = 0
  8. Klik tombol Add Point
  9. Tentukan X = 30, Y = 0, dan Z = 0
  10. lalu klik tombol Add Point
  11. Tentukan X = 30, Y = 20, dan Z = 0
  12. Klik tombol Add Point
  13. Tentukan X = 25, Y = 20, dan Z = 0
  14. Klik tombol Add Point
  15. Tentukan X = 25, Y = 5, dan Z = 0
  16. Klik tombol Add Point
  17. Tentukan X = 5, Y = 5, dan Z = 0
  18. Klik tombol Add Point
  19. Tentukan X = 5, Y = 50, dan Z = 0
  20. Klik tombol Add Point
  21. Tentukan X = 0, Y = 50, dan Z = 0
  22. Klik tombol Add Point
  23. Klik tombol Close
  24. Klik kanan untuk mengakhiri perintah garis
  25. Pilih objek menggunakan tombol Select and Move
  26. Pada tab Modify, klik menu pop-up Modifier List
  27. Pilih Lathe
  28. Klik rollout Paramters
  29. Tentukan Degrees = 360
  30. Arahkan mouse pada Viewport aktif dan klik kanan mouse
  31. Pada quadmenu pilih Axis
  32. Tekan F12 untuk mengaktifkan Axis
  33. Untuk menggeser Axis secara terukur, dapat memasukkan nilai pada kotak dialog Move Transform Type-In
  34. Pada kelompok Offset:World, tentukan X = -15 lalu Enter
  35. Tutup kotak dialog Move Transform Type-In
  36. Arahkan mouse pada Viewport aktif dan klik kanan mouse
  37. Pada quadmenu pilih Top-Level
  38. Pilih menu Edit, Select None
  39. Pada Viewport Perspectivce, tekan F4

| 0 komentar ]

Menggunakan Perintah Miror Bag 2
Berikut adalah terusan dari posting sebelumnya:

  1. Tekan 12 untuk memutar objek secara terukur
  2. Untuk merotasi objek secara terukur anda dapat dapat memasukan nilai pada kotak dialog Rotate Transform Type-In
  3. Pada kelompok OffsetEWord, tentukan Y = -90 alu Enter

    alt


  4. Lihat pada kotak dialog Rotate Trnsform Type-In
  5. Pada kelompok OffsetWord tentukan Z = 45, lalu Enter

    alt


  6. Pilih ikon selectObject
  7. Klik ikon Miror pada Main Toolbar
  8. Pada kotak dialog Miror tentukan Miror Axis =X
  9. Pada ktak masuka Offset tentukan nilai -2,25
  10. Pada Clone Selection pilih Copy
  11. Klik OK

    alt


  12. Maka menjadi

    alt

    Lanjutanya akan menyusul,Okey...

| 0 komentar ]

OBJEK MODIFIER EXTRUDE 3D
Perintah Object Modifier Extrude digunakan untuk memberikan ketebalan pada objek 2D dengan arah tegak lurus objek terpilih. Anda dapat menggunakan Object Modifier Extrude dengan mengikuti langkah berikut :
  1. Pilih ikon Shapes
  2. Pilih Spilnes
  3. Klik rollout Object Type dan pilih Rectangle
  4. Pada rollout Creation Method dan pilih Edge
  5. Aktifkan Viewport Perspective
  6. Pada Viewport Perspective, buat Rectangle dengan Length = 70, Width = 100 dan Corner Radius = 20
  7. Pilih menu Edit, Clone
  8. Pastikan objek Rectangle tetsp terpilih
  9. Pada tab Modify, klik menu pop-up Modifier List dan pilih Extrude
  10. Klik rollout Parameters lalu tentukan Amount = 20 dan Segment = 3
  11. Lihat pada kolom Caping
  12. Beri tanda cek pada checkbox Cap Start dan Cap End
  13. Pada kelompok Output, pilih Mesh
  14. Pilih menu Edit, Select None

| 0 komentar ]

OBJECT MODIFIER TAPER 3DSMAX
Perintah Object Modifier Taper digunakan untuk memperbesar atau memperkecil salah satu bidang dan bentuknya yang semula menurut arah sumbu koordinat. Dan langkah – langkah penggunannya adalah sebagai berikut :
  1. Pilih ikon Geometry lalu pilih Standard Primitive
  2. Klik rollout Object Type dan pilih Sphere
  3. Pada rollout Creation Method, pilih Center
  4. Aktifkan Viewport Perspective
  5. Buat objek Sphere dengan Radius = 35, Segment = 50 dan Hemisphere = 0
  6. Pilih tombol Chop
  7. Pilih menu Clone, Select None
  8. Pada Viewport Perspective, tekan F4
  9. Pastikan objek dalam keadaan terpilih
  10. Pada tab Modify, klik menu pop-up Modifier List dan pilih Taper
  11. Klik rollout Parameters dan pada kelompok Taper tentukan Amount = 3, Curve = -5,5
  12. Lihat pada kolompok Taper Axis lalu pilih sumbu Primary = Z dan Effect =XY
  13. Pada Viewport Perspective, tekan F4

| 0 komentar ]

Object Modifier Twist adalah perintah yang digunakan untuk memuntir objek pada arah tertentu yang disesuaikan dengan sumbu koordinat. Dan langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih ikon Geometry lalu pilih Standard Primitive
  2. Klik rollout Object Type dan pilih Tube
  3. Pada rollout Creation Method, pilih Center
  4. Aktifkan Viewport Perspective
  5. Buat Tube dengan Radius 1 = 25, Radius 2 = 18, Height = 70 dan Height Segment = 1
  6. Pilih menu Edit, Select None
  7. Pada Viewport Perspective, tekan F4
  8. Pastikan objek dalam keadaan terpilih
  9. Pada tab Modify klik menu pop-up Modifer List dan pilih Twist
  10. Klik rollout Parameters
  11. Lihat pada kelompok Twist
  12. Tentukan Angle = 140
  13. Lihat pada kelompok Twist Axis
  14. Pilih tombol Twist Axis
  15. Pilih tombol radio sumbu Z

| 0 komentar ]

Dalam memberikan efek – efek dalam 3D Max dapat menggunakan fasilitas Object Modifier. Berikut ini merupakan macam – macam perintah yang ada dalam Object Modifier dan langkah – langkah penggunaanya :
Object Modifier Bend

Perintah Object Modifier Bend digunakan untuk membengkokkan atau menekuk objek dengan arah tertentu disesuaikan dengan sumbu koordinat dan langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Pilih ikon Geometry lalu pilih Standard Primitive
  2. Klik rollout Object Type dan pilih Tube
  3. Pada rollout Creation Method, pilih Center
  4. Aktifkan Viewport Perspective
  5. Buat Tube dengan Radius 1 = 20, Radius 2 = 15, Height = 80 dan Height Segment = 40
  6. Pilih menu Edit, Select None
  7. Pada Viewport Perspective, tekan F4
  8. Pastikan objek dalam keadaan terpilih
  9. Pada tab Modify kilk menu pop-up Modifier List lalu pilih Bend
  10. Klik rollout Parameters
  11. Lihat pada kelompok Bend
  12. Tentukan Angle = 90
  13. Tentukan Direction = 30
  14. Lihat pada kelompok Bend Axis
  15. Pilih tombol radio sumbu Z
  16. Pilih menu Edit, Select None
  17. Pada Viewport Perspective, tekan F4 untuk menghilangkan garis-garis segment

| 0 komentar ]

Dalam flash kita dapat mengimport dengan cara berikut ini :

  1. Klik menu insert > scene untuk menambah scene baru lalu tekan Ctrl + ‘ untuk menghilangkan grid
  2. Klik menu file > import > import to stage kotak diagonal import akan tampil. Lihat gambar :
  3. Melalui look in pilih drive D lalu aktifkan folder gambar (ambil sembarang gambar)
  4. Pilih file logo.bmp (silahkan cari file gambar yang ada di komputer anda) lalu klik tombol open gambar akan tampil pada area stage.

| 0 komentar ]

Menggunakan Perintah Miror Bag 1

Miror merupakan fasilitas yang digunakan utuk menggandakan objek dengan cara mencerminkan objek tersebut, sebagai contoh kita akan membuat sebuah kursi menggunakan perintah mirror. Ikuti langkah berikut :
  1. Pada Command Panel pilih tab Create
  2. Pilih ikon Geometry
  3. Pilih Extended Primitive
  4. Klik rollout Objeck Type dan pilih C-Ext
  5. Pada rollout Creation Methode, pilih Corner
  6. Aktifkan viewport Top
  7. Buat sebuah objek dengan ukuran sembarang

  8. Pastikan objek masih dalam keadaan terpilih
  9. Pada Command Panel, pilih tab Modify
  10. Tentukan Back Length = 5, Side Length = 0,4, dan Fronth Length = 5
  11. Tentukan Back Widht = 0,4, Side Widht = 0,4, Fronth Widht = 0,4
  12. Tentukan Height = 0,2
  13. Beri nama kaki kursi 1
  14. Pilih ikon select and Rotate

  15. Tekan 12 untuk memutar objek secara terukur
  16. Untuk merotasi objek secara terukur anda dapat dapat memasukan nilai pada kotak dialog Rotate Transform Type-In
  17. Pada kelompok OffsetEWord, tentukan Y = -90 lalu Enter

| 0 komentar ]

MEMBERI WARNA PADA OBJEK TERPILIH
Anda dapat member nama pada objek yang dipilih sehingga anda dapat memili objek yang sama tanpa mengurangi proses seleksi dengan menggunakan perintah Named Selection.

DAN MENGGUNAKAN GROUP PADA 3D
Anda dapat menyatukan beberapa objek dengan menggunakan perintah group. Berikut cara melakukan perintah group. Ikuti langkah berikut :
  1. Pilih objek yang anda kelompokkan
  2. Pilih menu Group – Group
  3. Pada kotak dialog Group beri nama pada kotak masukan Group Named
  4. Klik ikon OK
Untuk memisahkan kembali objek-objek yang telah dikelompokan menggunakan perintah Ungroup, berikut caranya :
  1. Pilih objek group

  2. Pilih menu Group – Ungroup

| 0 komentar ]

LANJUTAN PEMILIHAN WINDOW SELECTION
Berikut Lanjutan dari posting yang sebelumnya. Langkah -langkah Pemilihan dengan Widows Selections adalah :
  1. Buat beberapa objek 3ds max
  2. Pilih ikon select Objec
  3. Aktifkan ikon Window SelectionTentukan sudu pertama pada area koson, kemudian tekan dan geser mouse sehingga jendela seleksi, dan objek yang terpilih adalah semua objek yang masuk ke dalam jendela seleksi.

alt

gimana mudah bukan!!!!!!alt

| 0 komentar ]

MEMBUAT ANIMASI KAMERA DENGAN 3D

Untuk membuat animasi dari 3Ds max, saya akan menunjukkan cara menggerakkan kamera pada 3DS max hingga diperoleh animasi gerak kamera yang halus, cara ini banyak digunakan untuk gambar visualisasi arsitektur untuk presentasi ataupun tugas kuliah arsitektur.
Karena ini adalah tutorial menggerakkan kamera pada 3Ds max jadi disini tidak akan ditunjukkan cara lainnya seperti cara setting material.
Saya akan memberi contoh untuk menggerakkan kamera disekitar text dengan menggunakan target camera, pertama bikin dahulu text yang ingin anda jadikan target, jika anda belum tahu caranya ikuti saya, klik icon create kemudian pilih text lalu ketik text yang ingin anda gunakan, dalam kolom parameter anda bisa memasukkan settingan seperti ukuran text, font yang ingin dipakai, dll. Selanjutnya setelah anda membuat text, pilih menu modify lalu pilih extrude pada menu dropdown modify list, sebelumnya pastikan text anda dalam keadaan terpilih, dalam pilihan extrude masukkan nilai yang anda inginkan, nilai ini digunakan untuk memberi ketebalan pada text anda, setelah selesai putar text anda tersebut 90° yups, dari langkah ini objek sudah selesai.
Dilanjutkan ke langkah selanjutnya, buat sebuah kamera bertarget dengan cara mengeklik create lalu pilih cameras buat kamera bertarget dengan mengeklik target klik tombol tersebut hingga menyala, kemudian klik pada layout anda untuk memasukkan kamera tersebut
Tempatkan target kamera anda pada posisi ditengah obyek, ini dilakukan jika anda menginginkan nanti hasil render akan terlihat memutar, namun jika ingin bergerak tidak memutar ikuti langkah saya dibawah ini.
Pertama buat sebuah garis yang akan digunakan sebagai jalan kamera tersebut, klik pada tombol create lalu pilih shape kemudian klik tombol line lalu pada parameter creation method anda pilih smoth semua pada kolom initial type dan drag type dalam keadaan terpilih drag pada layout anda untuk membuat garis jika ingin mengahiri klik-kanan pada maouse anda. yups, untuk langkah ini anda sudah selesai, namun jika garis anda mempunyai arah yang kurang sesuai dengan yang anda inginkan klik pada shape tersebut kemudiah pilih modify lalu klik vertex ubah posisi vertex pada garis anda tadi dengan mengeklik tombol move lalu drag vertex pada line tersebut hingga mempunyai bentuk seperti yang anda inginkan, sebenarnya untuk dijadikan jalan kamera semua shape bisa digunakan, namun untuk contoh ini saya akan menggunakan shape line.
Setelah line sudah selesai pilih kamera ( bukan target kameranya ) lalu klik pada pilihan motion lalu anda akan diberi dua pilihan antara parameter dan trajectories setiap pilihan mempunyai kelebihan tersendiri namun pada contoh ini saya akan menggunakan parameters.
klik pada parameters lalu klik pada rollout assign controller pada pilihan ini anda akan diberi 3 pilihan pada textareanya, namun untuk membuat animasi kamera klik pada Position hingga menyala lalu klik pada tombol anda akan diberi banyak pilihan, pilih saja pada pilihan path constraint lalu pilih OK
Setelah selesai drag kebawah dan pilih Add Path pada rollout Path Parameters lalu pilih line yang sudah anda buat tadi.
sampai disini seharusnya sudah bisa dilihat hasilnya, coba klik icon play atau tekan tombol / pada keyboard anda untuk memainkan animasinya, untuk cara ini akan secara otomatis menggunakan setting frame yang anda gunakan, namun anda juga bisa mengedrag timelinenya menjadi yang anda inginkan atau rescale timeline untuk memperpanjang durasinya, jika animasi kamera anda masih terlihat memutar lakukan langkah yang sama untuk menganimasikan target kameranya, dengan cara ini anda akan mempunyai view dari kamera dengan gerakan yang halus. Semoga berhasil..

| 0 komentar ]

PEMODELAN OBJEK PENA DENGAN 3D bag 3

Masih melanjutkan tentang pembuatan objek pena, ikuti langkah berikut :

  1. Seleksi vertex dua dan tiga dari atas seperti P1 ke P2 dengan menggunakan Select and Move.
    alt
  2. Tekan F12, isi nilai Y pada group Offset:Screen dengan nilai = 7. Tekan Enter lalu Close
    alt
  3. Seleksi vertex enam dari bawah dengan menggunakan Select and Move.
    alt
  4. Tekan F12, isi nilai Y pada group Offset:Screen dengan nilai = -9. Tekan Enter lalu Close
    alt
  5. nantikan selanjutnya alt

| 0 komentar ]

PEMODELAN OBJEK PENA DENGAN 3D bag 2

Melanjutkan postingan mengenai pembuatan objek pena. Berikut lanjutannya :

  1. Aktifkan tab Modify
    alt
  2. Pada modifier list pilih edit mesh
  3. Pada roll out selection pilih vertex
    alt
  4. Klik Select and Move
  5. Dalam Front viewport seleksi vertex baris tiga dan empat dari bawah
    alt
  6. Kemudian tekan F12 pada keyboard, untuk menampilkan jendela Move Trasfrom Type-in
    alt
  7. Pada group Offset:Screen, isi nilai Y = -7 dan tekan Enter keyboard. kemudian close jendela Move lalu Trasfrom Type-in
  8. maka hasilnya akan sebagai berikut
    alt
  9. Pilih vertex baris lima dari bawah drag dari P1 ke P2
    alt
  10. Tekan F12, isi nilai Y pada group Offset:Screen dengan nilai = -3 dan tekan Enter keyboard. Tutup jendela Move Transform Type-In.
    alt
  11. tunggu lanjutannya ya.....alt

| 0 komentar ]

PEMODELAN OBJEK PENA DENGAN 3D bag1

Tutorial berikut ini akan membahas cara pembuatan objek pena 3D, lihat Gambar 1. Proses pembuatan objek pena 3D ini cukup sederhana dimana Anda hanya memerlukan objek dasar Tube dan Cylinder.
alt

A. Pemodelan Bentuk Pena 3D
a. Pengaturan Vertex

alt

alt

  1. Aktifkan tab Create pada command-panel.
  2. Berikutnya Anda aktifkan tab Geometry command-panel.
  3. Dalam rollout Object Type, Anda klik Tube.
  4. Langkah pertama Anda sekarang adalah membuat objek Tube pada Top viewport, dengan ukuran sembarang.
  5. Perhatikan Gambar 4. Ubah ukuran Tube dari rollout Parameters ubah ukuran nilai Radius1= 2, nilai Radius 2=5, Height =25, Height Segments= 9, Cap Segments =1, dan Sides =30.

Catatan:
Untuk membuat objek Tube, Anda klik tahan pada pusat Top viewport, geser ke arah kanan bawah, lepaskan klik jika jarak sudah di anggap proporsional. Geser mouse Anda hingga jarak mendekati pusat Top viewport klik jika ukuran di anggap proporsional, kemudian geser mouse
ke atas, klik jika ukuran di anggap proporsional.
alt

tunggu lanjutannya ya........

| 0 komentar ]

Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengetahui cara menduplikasi objek :

  1. Siapkan dokumen flash baru atau tambah scene baru dengan cara klik menu insert > scene. Area stage yang baru akan muncul
  2. Siapkan grid dengan jarak 20 x 20 px lalu buat objek segi empat ukuran 160 x 160 px
  3. Gunakan selection tool untuk memilih seluruh komponen objek segi empat
  4. Klik menu edit > copy untuk menyimpan objek segi empat ke dalam clipboard
  5. Klik menu edit > paste in place untuk meletakan objek segi empat dupikat tepat berada di atas objek segi empat yang pertama
  6. Pastikan objek masih dalam keadaan terpilih lalu pada property inspector ubah nilai width of instance dan height of instance masing-masing menjadi 80 px . Hasilnya ukuran objek berubah menjadi 80 x 80 px
  7. Klik di bagian sudut objek duplikat lalu drag atau geser posisi objek hingga tepat berada di bagian tengah
  8. Setelah selesai , pilih fill objek duplikat lalu hapus
  9. Pilih seluruh komponen objek segi empat dan duplikat kemudian klik menu edit > duplicate. Duplicate objek segi empat akan muncul
  10. Klik di bagian sudut objek duplikat lalu pindahkan ke sebelah kanan
  11. Pilih kedua objek segi empat tersebuat lalu tekan Ctrl + G untuk di kelompokan menjadi satu

| 0 komentar ]

MEMBUAT OBJEK MEJA DENGAN 3D MAX
Pada kali ini kita akan membuat Object meja, caranya adalah sebagai berikut.

  1. Pilih Standard Primitive
  2. Klik rollout Objek Type dan pilih Cylinder
  3. Pada rollout Creation Method, pilih Center
  4. Butlah objek silinder dengan Radius = 0.5, Height = 7
  5. Beri nama Kaki Meja 1
  6. Pastikan silinder dalam keadaan terpilih
  7. Klik menu Edit, Clone
  8. Pada kotak dialog Clone Option pilih Copy
  9. Beri nama Kaki Meja 2
  10. Klik Ok
  11. Pilih ikon Select and Move
  12. Tekan F12
  13. Setelah muncul kotak dialog Move Transform Type-In pada kelompok Offset : Word ketikan angka 5 pada x lalu takan Enter
  14. Pilih kedua objek silinder pada Viewport Top
  15. Klik menu Edit, Clone
  16. Pada kotak dialog Clone Options pilih Copy lalu beri nama Kaki Meja 3
  17. Klik Ok
  18. Pilih ikon Select and Move
  19. Tekan F12
  20. Setelah muncul kotak dialog Move Transform Type-In pada kelompok Offset : Word ketikan angka 5 pada Y lalu takan Enter
  21. Aktifkan Viewport Top
  22. Buatlah Sebuah objek torus dengan Radius 1 = 6.5, Radius 2 = 1.5, Segment = 50 dan Sides = 12 lalu beri nama Lingkaran 1
  23. Gunakan Select and Move pada Viewport Top untuk menempatkan torus tepat ditengah – tengah kaki meja yang sudah dibuat sebelumnya
  24. Pastikan objek Torus dalam keadaan terpilih
  25. Pilih ikon Select and Move
  26. Tekan F12
  27. Setelah muncul kotak dialog Move Transform Type-In pada kelompok Offset : Word ketikan angka 5 pada Z lalu takan Enter
  28. Klik menu Edit, Clone
  29. Pada kotak dialog Clone Options pilih Copy lalu beri nama
  30. Klik Ok
  31. Pilih ikon Select and Move
  32. Tekan F12
  33. Setelah muncul kotak dialog Move Transform Type-In pada kelompok Offset : Word ketikan angka 1.75 pada Z lalu takan Enter
  34. Aktifkan Viewport Top
  35. Buat objek silinder dengan Radius = 6, Height = 0.2, Height Segment = 1 dan Sides = 50 lalu beri nama Top Table
  36. Pastikan silinder dalam keadaan terpilih
  37. Pilih ikon Select and Move
  38. Tekan F12
  39. Setelah muncul kotak dialog Move Transform Type-In pada kelompok Offset : Word ketikan angka 7 pada Z lalu takan Enter
  40. Pilih menu Edit, Select None.

| 0 komentar ]

3D MAX COMPOUND OBJEK
Compound Objects
Perintah ini digunakan untuk mengkombinasi atau memodifikasi objek-objek primitive menjadi sebuah bentuk yang kompleks dengan cara menyatukan dua objek atau lebih objek menjadi satu kesatuan, melakukan pengurangan atau melubangi objek dan beberapa perintah lainnya. Berikut ini perintah-perintah yang dapat digunakan dalam Compound Objects beserta fungsinya:

  • Perintah Union
    Union merupakan perintah yang digunakan untuk menggabungkan dua buah objek.
  • Perintah Intersection
    Intersection merupakan perintah yang digunakan untuk membuat perpotongan dua buah objek.
  • Perintah Substraction
    Substraction merupakan perintah yang digunakan untuk melakukan pengurangan terhadap dua buah objek yang dilakukan dengan cara mengurangi objek kedua dengan objek pertama.
  • Perintah Loft
    Perintah Loft merupakan fasilitasyang digunakan untuk membuat objek 3D dengan cara mengubah bentuk objek 2D shape mengikuti objek garis bantu atau path.

| 0 komentar ]

OBJEK GEOMETRY DI 3D MAX
Objek geomertri adalah objek yang memiliki ketebalan dan objek yang tidak dapat diedit. Di dalam objek geometri terdapat barmacam-macam fasilitas dan peruntah untuk membuat objek sekaligus mengkombinasi atau memodifikasi suatu objek seperti :
Standard Primitive
Standard Primitive merupakan faslitas atau perintah yang dapat digunakan untuk membuat objek-objek 3d yang umum kita temui disekitar kita.
Objek-objek yang dapat kita buat dalam Standar Primitive dan kegunaanya :
  • Box
    Merupakan perintah untuk membuat objek yang berbentu balok atau kubus.
  • Cone
    Perintah yang digunakan untuk membuat objek standard primitive yang berbentuk kerucut.
  • Sphere
    Merupakan perintah yang digunakan untuk membuat objek standard primitive yang berbentuk bola.
  • GeoSphere
    Merupakan perintah yang sama dengan ojek sphere yaitu sama-sama membuat bola.
  • Cylinder
    Merupakan perintah untuk membuat objek standard primitive berbentuk silinder.
  • Pyramid
    Merupakan perintah untuk membuat objek standard primitive berbentuk pyramid.
  • Tube
    Merupakan perintah untuk membuat objek standard primtitive berbentuk pipa.
  • Teapot
    Merupakan perintah yang digunakan untuk membuat objek berbentuk poci.
  • TorusMerupakan perintah yang digunakan untuk membuat objek standard primitive yang berbentuk cincin.
  • Plane
    Perintah ini digunakan untuk membuat objek berbentuk bidang datar yang merupakan bidang padat atau solid.
Extended Primitive
Objek dalam extended primitive adalah objek 3d yang memiliki bentuk yang bukan merupakan objek standard.
Objek-objek yang dapat kita buat dalam Extended Primitive dan kegunaanya :
  • Hendra
    Merupakan objek yang dibentuk dari banyak sisi sehingga sering disebut juga objek multisisi.
  • Torus Knot
    Merupakan objek extended primitive yang berbentuk pipa dan objek tersebut mempunyai sifat lentur.
  • Chamfer Box
    Perintah ini digunakan membentuk objek box dengan sudut bulat pada semua sisi box.
  • Chamfer Cyl
    Perintah berikut ini digunakan untuk membentuk objek silinder yang mempunyai sudut bulat.
  • Oil Tank
    Perintah ini digunakan untuk membuat objek berbentuk tangki minyak.
  • Capsule
    Perintah ini digunakan untuk membuat objek berbentuk kapsul.
  • Spindle
    Perintah ini digunakan untuk membuat objek berbentuk kumparan.
  • Gengon
    Perintah ini digunakan untuk membuat objek silinder dengan bidang dasar berbentuk polygon.
  • L-Ext
    Merupakan perintah yang digunkan untuk membuat objek extended primitive yang berbentuk dinding siku.
  • C-Ext
    Perintah berikut digunakan untuk membentuk objek extended primitive yangh berbentuk dinding
  • Ring Wave
    Perintah ini digunakan untuk membuat cicin bergelombang.
  • Prism
    Perintah ini digunakan untuk membuat objek prisma.
  • Hose
    Merupakan perintah yang digunakan untuk membuat objek extended primitive yang berbentuk selang air bergigi.